Cahaya.news,–Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan terbaik, Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Depok Jawa Barat, terus berupaya melakukan berbagai inovasi dan perbaikan kualitas pelayanan.
Biasanya wajib pajak tidak punya banyak waktu untuk mengantri ketika hendak membayar pajak kendaraannya di Samsat Depok.
Karena itulah, Inovasi dan perbaikan pelayanan di Samsat Depok, semaksimal mungkin berupaya mempersingkat proses penyelesaian berkas yang tidak lagi memakan waktu berjam-jam.
"Tentunya kami selalu berupaya untuk meningkatkan waktu proses pelayanan lebih cepat, mempermudah, memberikan solusi, humanis serta ramah kepada wajib pajak,"kata AKP Muhammad Ainul Yakin Kanit Samsat Depok.
AKP Muhammad Ainul mengatakan, peningkatan mutu dan kualitas pelayanan harus menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik di sektor perpajakan kendaraan bermotor harus bisa lebih baik dan lebih cepat di era digital saat ini,"ujarnya.
Salah satu yang dapat dirasakan wajib pajak adalah kecepatan pelayanan Samsat Depok. Sebut saja misalnya, proses pembayaran pajak kendaraan tahunan, kini hanya memerlukan waktu lebih kurang 45 menit, mulai dari pengambilan nomor antrean, verifikasi dokumen, hingga pencetakan STNK, semua dilakukan dengan sistem yang terintegrasi.
Pengakuan tersebut diantaranya disampaikan Rudi warga Sawangan Depok. "Saat membayar pajak kendaraan, saya melihat ada perubahan kecepatan waktu yang signifikan, dalam proses perpanjangan STNK misalkan,"ungkap Rudi baru-baru ini.
"Prosesnya tidak terlalu lama, komunikasi petugas ramah dan proaktif memberikan penjelasan,"tambah Rudi.
Karyawan yang bekerja di salah satu Bank ini berharap, kecepatan pelayanan Samsat Depok, kiranya dapat dipertahankan demi memperlancar urusan pajak kendaraan bermotor.
Diketahui, kecepatan pelayanan di Samsat Depok, tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi digital dalam pengelohan data dan manajemen pelayanan.
Sistem antrean elektronik dan loket pelayanan berbasis komputerisasi membuat alur kerja menjadi lebih sistematis dan menghindari penumpukan antrian.
"Kualitas pelayanan harus bisa dirasakan oleh masyarakat ketika mereka datang untuk membayar pajak kenderaan bermotor, kami selalu berupaya agar tidak terjadi antrian panjang,"ungkap AKP Ainul.
AKP Ainul juga menghimbau kepada wajib pajak, seyogiyanya datang langsung tanpa perantara ke Samsat, ketika hendak hendak membayar pajak kendaraan. Hal ini dia katakan untuk menghindari biaya tinggi yang dikenakan biro jasa ataupun calo.
Karena itulah AKP Ainul juga menekankan kepada jajarannya, agar tetap memberikan rasa nyaman kepada masyarakat terutama Wajib Pajak (WP) yang membutuhkan informasi terkait pembayaran pajak. "Kami juga tetap akan membantu dan melayani WP untuk memberikan informasi, dengan ramah dan humanis,"pungkasnya.
Penulis:
Ahmad Sayudhi.




Posting Komentar